BERITA

Sebelum berganti nama menjadi Departemen Teknik Transportasi Laut per Januari 2017, Jurusan Transportasi Laut untuk Program Sarjana telah terakreditasi dengan peringkat "B" terhitung sejak 24 Oktober 2014 - 23 Oktober 2019 sesuai dengan Keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) No.403/SK/BAN-PT/Akred/S/X/2014. Seiring dengan meningkatnya kinerja Departemen dan prestasi mahasiswa, maka pada awal tahun 2017, tidak lama setelah pergantian nama, Departemen Teknik Transportasi Laut kembali mengajukan akreditasi (re-akreditasi) ke BAN-PT. Oleh karena adanya perubahan nama pada Departemen, sehingga BAN-PT mengeluarkan Surat Keputusan baru sesuai dengan No.2934/SK/BAN-PT/Ak.PNB/S/VIII/2017 yang menyatakan bahwa Program Studi Sarjana Teknik Transportasi Laut, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) terakreditasi "B" terhitung sejak 23 Januari 2017 sampai 23 Oktober 2019.

Dalam rangka re-akreditasi Program Studi Sarjana Departemen Transportasi Laut, pada hari Jum'at pekan lalu (24 Nopember 2017), Departemen kedatangan 2 (dua) asesor dari BAN-PT yaitu Prof. Dr.Eng. Yanuar dari Universitas Indonesia dan Daeng Paroka, ST, MT, Ph.D. dari Universitas Hassanudin. Kedatangan kedua asesor tersebut adalah untuk melakukan verifikasi dokumen dan pengecekan fisik dari seluruh informasi yang tercantum dalam Borang Program Studi Sarjana Teknik Transportasi Laut. Adapun beberapa standar yang menjadi tolok ukur penilaian akreditasi adalah sebagai berikut:

Standar 1Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran serta Strategi Pencapaian
Standar 2Tata Pamong, Kepemimpinan, Sistem Pengelolaan dan Penjaminan Mutu
Standar 3Kemahasiswaan dan Lulusan
Standar 4Sumber Daya Manusia
Standar 5Kurikulum, Pembelajaran dan Suasana Akademik
Standar 6Pembiayaan, Prasarana, Sarana dan Sistem Informasi
Standar 7Penelitian, Pelayanan/ Pengabdian Kepada Masyarakat dan Kerjasama

Penerimaan dengan Rektor ITS
Verifikasi Dokumen

Setelah agenda verifikasi dokumen selesai, agenda selanjutnya adalah sesi interview dengan para mahasiswa dan alumni. Beberapa mahasiswa menyatakan harapannya agar Departemen memiliki gedung sendiri dalam waktu dekat. Kedua alumni yang hadir bekerja di bidang pelayaran dan logistik maritim, mereka menyatakan bahwa ilmu yang telah diperoleh dari Departemen Teknik Transportasi Laut sangat berguna di dunia kerja. Hal ini tentunya menjadi masukan yang sangat baik bagi Departemen, khususnya dalam perumusan Kurikulum baru pada tahun depan.

Agenda terakhir yaitu kunjungan ke Laboratorium dan Ruang Kelas. Sesi penutupan acara visitasi ini ditandai dengan penyerahan Berita Acara Asesmen Lapangan Program Studi untuk Akreditasi Program Studi Jenjang S1 kepada Kepala Departemen dan Wakil Dekan Fakultas Teknologi Kelautan.

Sesi Interview
Interview Mahasiswa dan Alumi
Kunjungan Lab. Infrastruktur dan Pelabuhan
Kunjungan Lab. Telematika Transportasi Laut
Acara Penutupan
Serah Terima Berita Acara
Pendidikan
, , , ,

Pada perayaan Dies Natalis ITS ke-57 pada hari Jum'at, 10 Nopember 2017 kemarin, ITS mendapatkan kado spesial dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub) yaitu dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (Mou) di Gedung Rektorat lantai 1 ITS. MoU tersebut terkait dengan dukungan terhadap program tol laut. 

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, menyatakan bahwa adanya tol laut saat ini sudah mampu menekan angka disparitas sebesar 20%. Namun, program tol laut ini masih membutuhkan peningkatan, khususnya dalam hal kebutuhan kapal. Oleh karena itu, Kemenhub membutuhkan rekan dalam bidang pendidikan dan ilmu pengetahuan. "ITS dirasa mampu memberikan masukan atau riset untuk meningkatkan program tol laut beserta kapal untuk tol laut. Sumbangsih riset dan inovasi dari ITS diharapkan dapat menjadi solusi untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang ada saat ini, misalnya muatan kapal untuk tol laut yang belum maksimal, kapal yang digunakan masih kapal buatan luar negeri dan juga masih terdapat masalah tracking atau pelacakan kapal.

Rektor ITS, Prof. Ir. Joni Hermana. M.Sc.ES., Ph.D. mengatakan bahwa universitasnya selama ini sudah sangat maju dalam sektor kemaritiman sehingga sangat siap membantu pemerintah memajukan tol laut. "Kita sudah mampu dan maju menciptakan perlengkapan maritim dan akan mendukung Kemenhub menyukseskan tol laut," katanya.

Prof. Dr. Ir. Ketut Buda Artana, M.Sc., selaku Wakil Rektor ITS bidang Inovasi, Kerja Sama, Kealumnian dan Hubungan Internasional, menyatakan bahwa ada beberapa peluang dari kerjasama ini, yaitu memberikan kesempatan kepada sumber daya manusia (SDM) di Kemenhub untuk studi lanjut program S2 dan S3 di ITS, penyelenggaraan pelatihan dan workshop, joint research, joint funding dan kerjasama pengembangan technopark.

Ketut juga memaparkan beberapa inovasi ITS (dari Departemen Teknik Transportasi Laut) yang telah digarap dan bisa digunakan dalam peningkatan program tol laut, yaitu Standar perhitungan konsensi pelabuhan, Freight calculator operational armada kapal untuk rute tol laut, Pengembangan floating infrastructure. Selain itu, terdapat juga produk bidang telematika transportasi laut, yaitu: Penerapan Intelligent Transportation System dalam bidang transportasi laut.
Acara Penutupan dan Sesi Foto Bersama
KaDep. Teknik Transportasi Laut (kiri) dengan Kemenhub RI (kanan)
Kerjasama
, , , , ,

Young Scientist Forum (YSF) roadshow di ITS merupakan kerjasama antara Australian National University (ANU) Indonesia Project dengan Departemen Teknik Transportasi laut-ITS. Latar belakang dari diselenggarakanya kegiatan ini adalah banyak ilmuwan muda Indonesia yang sedang belajar dan melakukan penelitian di institusi luar negeri di seluruh dunia, membuktikan bahwa para ilmuwan memiliki kompetensi ilmiah dalam penelitian ilmiah berkaliber internasional. Diawali pada tahun 2015, bekerja sama dengan Asosiasi Pelajar Indonesia di Amerika Serikat (PPIA), Proyek ANU Indonesia memprakarsai Young Scientist Forum (YSF) dengan membawa lulusan PhD (program doktor) yang sedang atau telah menyelesaikan penelitian beserta akademisi ke universitas-universitas di Indonesia dengan tujuan untuk:

  1.  berbagi pengalaman mereka, termasuk tantangan yang bekerja di lingkungan internasional;
  2.  berbagi penelitian dan inovasi mereka saat ini, dan bagaimana mereka berkontribusi untuk memajukan pengetahuan.

Diharapkan dengan adanya kegiatan YSF ini akan mengilhami atau memberikan motivasi kepada mahasiswa dan akademisi muda untuk mempertimbangkan penelitian sebagai jalur karir, dan untuk melakukan topik penelitian yang inovatif dan terbaru.

Pada tahun 2017 ini, YSF dilaksanakan di beberapa perguruan tinggi di Indonesia, yakni Universitas Indonesia, Universitas Hassanudin dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember. Kegiatan YSF di ITS diselenggarakn pada tanggal 2 November 2017 di Aula BG Munaf Fakultas Teknologi Kelautan. ANU Indonesia Project diwakili oleh Ibu Lydia Napitupulu, sedangkan dari Departemen Teknik Transportasi Laut diwakili oleh Dr.-ing Setyo Nugroho. Berikut merupakan pembicara dan topik penelitian yang disampaikan dalam YSF:

  1. Wahyu Bambang Widayatno, PhD (Research Center for Physics, LIPI)
    • “Porous Materials for Catalytic Biomass Conversion”
  2. Satrio Wicaksono, PhD (World Resources Institute)
    • “From Lakes to Forests: A Small Research Contribution for a Resilient and Sustainable Environment in Indonesia”
  3. Dhimas Widhi Handani, ST., M.Sc. (Marine Engineering Department)
    • “Automatic Identification System (AIS) for Increasing Safety of Ship Traffic and Offshore Facilities in Indonesia”
Sesi Presentasi
Sesi Tanya Jawab
Kerjasama, Penelitian
, , ,

Pada hari Jum'at, 28 Oktober 2017, Departemen Teknik Transportasi Laut kedatangan 2 (dua) auditor dari Satuan Penjaminan Mutu Internal ITS (SPMI - ITS) yaitu A.A. Bagus Dinariyana Dwi P., ST, MES, Ph.D. dan Ir. Arif Musthofa, MT. Kegiatan audit internal ini dilakukan setiap tahun guna menjaga agar organisasi, termasuk proses administrasi dan belajar mengajar pada tingkat departemen dapat dilakukan dengan mutu yang baik. Sistem penjaminan mutu dilakukan secara terstruktur sesuai dengan sistem penjaminan mutu yang diberlakukan oleh ITS. Terdapat 11 standar yang menjadi acuan dalam penilaian mutu pada tingkat departemen, yaitu:

Standar 1Visi dan MisiStandar 7Penelitian
Standar 2Tata KelolaStandar 8Pengabdian Kepada Masyarakat
Standar 3Mahasiswa dan LulusanStandar 9Kerjasama
Standar 4Sumber Daya ManusiaStandar 10 Internal
Standar 5Pembelajaran dan Suasana AkademikStandar 11AUN-QA
Standar 6Prasarana,Sarana dan Keuangan

Selama kurang lebih 3 (tiga) jam proses internal audit dilakukan dengan diskusi dan penyampaian bukti dari hasil kinerja departemen, maka diperoleh nilai total akhir departemen adalah 372. Dari hasil penilaian tersebut, terdapat beberapa standar yang perlu menjadi sorotan utama dari departemen guna perbaikan kedepannya yaitu standar 4 tentang sumber daya manusia dan standar 5 tentang pembelajaran dan suasana akademik.

Sebagai informasi, Departemen Teknik Transportasi Laut sedang mengajukan re-akreditasi ke Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN - PT) , dimana dalam tahun ini diharapkan departemen dapat memperoleh nilai akreditasi "A". Oleh karena itu, proses internal audit oleh Tim SPMI ITS sangat membantu dalam proses pencapaian nilai akreditasi "A".

Pendidikan
, ,

Seatrans Super Sailing (SSS) adalah kegiatan unggulan dan merupakan agenda rutin mahasiswa Departemen Teknik Transportasi Laut yang bertujuan untuk:

  1. Meningkatkan solidaritas antara mahasiswa Teknik Transportasi Laut FTK-ITS, khususnya peserta kegiatan ini.
  2. Mengembangkan wawasan kemaritiman mahasiswa Teknik Transportasi Laut FTK - ITS agar dapat mengenal teknologi transportasi Laut, khususnya di bidang pelabuhan, pelayaran, dan logistik maritim.
  3. Memperkenalkan bagian-bagian utama kapal, seperti konstruksi, motor penggerak, dan alat navigasi kapal.

Pada tahun 2017 ini, kegiatan Seatrans Super Sailing (SSS) mengambil rute pelayaran dari Surabaya (Pelabuhan Tanjung Perak) ke Lombok (Pelabuhan Lembar) dengan menggunakan KMP Legundi yang dioperasikan oleh PT ASDP Indonesia Ferry. Dengan mengambil tema “THE NEXT GENERATION”, SSS dilaksanakan selama 4 (empat) hari mulai tanggal 20 - 24 Oktober 2017. Kegiatan ini juga diikuti oleh 52 peserta angkatan 2016, 11 panitia mahasiswa dan 4 dosen pendamping.

Berikut kegiatan utama dalam Seatrans Super Sailing 2017 ini adalah:

  1. Pelayaran dan peninjauan bagian-bagian kapal KMP Legundi, meliputi peninjauan ruang mesin, deck kendaraan, anjungan, akomodasi serta diskusi interaktif dengan kapten dan crew di kapal.
  2. Survei dan pengamatan layanan transportasi laut di Gili Terawangan dan Gili Air, meliputi karakteristik pengguna angkutan laut, infrastruktur transportasi laut dan Armada kapal eksisting.
  3. Kunjungan lapangan Pelabuhan Lembar-Lombok, meliputi penjelasan fasilitas dan peralatan serta kegiatan operasional di Pelabuhan Lembar.
Peninjauan Ruang Mesin KMP Legundi
Deck Kendaraan KMP Legundi
Kegiatan Olahraga Pagi di Gili Air
Kunjungan Lapangan Pelabuhan Lembar
Pelatihan, Pendidikan
, , ,

Seatrans Study Excursion adalah agenda rutin mahasiswa Departemen Teknik Transportasi Laut, yang telah diselenggarakan selama 3 (tiga) tahun sejak tahun 2015. Kegiatan utama dalam Seatrans Study Excursion ini adalah kunjungan perusahaan internasional yang berkaitan erat dengan sekor transportasi laut. Tujuan dari kegiatan ini adalah mengenalkan proses bisnis sektor transportasi laut pada mahasiswa, serta sebagai wahana untuk mendapatkan pengetahuan tentang perkembangan teknologi di dunia transportasi laut sehingga mahasiwa Departemen Teknik Transportasi Laut dapat memiliki wawasan global.

Seatrans Study Excursion 2017 diselenggarakan di Singapura pada 16-20 November 2017, diikuti oleh 37 peserta mahasiswa angkatan 2015 dengan didampingi oleh Bapak Christino Boyke , ST, MT dan Bapak Hasan Iqbal Nur, ST, MT. Berikut merupakan profil perusahaan yang yang dikunjungi dalam Seatrans Study Excursion 2017:

  1. PSA International Pte.Ltd
    • PSA International Pte.Ltd merupakan salah satu operator pelabuhan terbesar di dunia yang berbasis di Singapura dengan trouhgput . PSA berpartisipasi dalam proyek pelabuhan di Asia, Eropa dan Amerika dengan operasi pelabuhan utama di PSA Singapore dan PSA Antwerp Belgia.
  2. Sembcorp Marine Ltd
    • Sembcorp Marine Limited adalah bagian dari Sembcorp Industries, sebuah perusahaan Asia yang berbasis di Singapura. Perusahan bergerak dalam bidang rekayasa bangunan lepas pantai dan kelautan diempat bidang utama, yakni: Rig & Floaters, Repairs & Upgrade, Offshore Platform dan Kapal Khusus. Sembcorp Marine melakukan bisnisnya secara global melalui galangan kapal di Singapura, India, Indonesia, Inggris dan Brasil.
  3. Thome Ship Management Pte. Ltd.
    • Thome Ship Management Pte. Ltd.adalah penyedia layanan pengelolaan kapal terpadu untuk industri pelayaran internasional dan industri offshore yang sudah berdiri selama 50 tahun. Bisnis utama perusahaan terdiri dari manajemen kapal, pengelolaan struktur lepas pantai, inspeksi kapal dan pelatihan awak kapal. Manajemen pengelolaan kapal, terutama untuk kapal tanker, kapal curah dan kapal kontainer.
Kunjungan Sembcorp Marine Ltd
Kunjungan PSA International Pte.Ltd

Selama kunjungan perusahaan, mahasiswa mendapat banyak kesempatan untuk berdiskusi dengan expert di bidang transportasi laut serta melihat langsung kondisi operasional di pelabuhan PSA, galangan Sembcorp Marine dan kantor pusat Thome Ship Management. Selain itu mahasiswa juga mendapatkan kesempatan untuk mengunjungi tempat-tempat ikonik di Singapura, seperti: Merlion Park, Marina Barrage, Haji Lane, Garden by the Bay, Sentosa Island, Bugis Street dan lain sebagainya.

Merlion Park
Marina Barrage
Kerjasama, Pendidikan
, , , ,